Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2011

masih ada waktu

Ada banyak hal yang saat ini belum kita tahu, tapi bukan berarti kita ga akan pernah tau. Ada banyak alas an di balik semua hal, tapi mungkin kita belum menemukan alas an yang tepat yang minimal bisa menenangkan hati. Ada banyak hal yang belum kita terima “mengapa begini, mengapa begitu”, namun yang bisa kita lakukan, hanya berusaha saja untuk menerima nya. Karena sesuatu hal yang terjadi, tidak mungkin bukan tanpa alasan. Ada alasan, hanya saja kita belum tau apa itu…

saat terindah menjadi wanita

Gambar
Pria diciptakan untuk melindungi wanita.. Sedangkan wanita diciptakan untuk menegarkan hati pria... Pria memiliki otot yang kuat untuk menjaga wanita.. Sedangkan wanita memiliki senyuman untuk menguatkan pria saat ia bimbang Pria memberikan dadanya saat wanita menangis Sedangkan wanita menyela air mata pria dan berkata..." kamu pasti bisa"

Bersahabat dengan Berhijab

Bersahabat dengan laki-laki (ikwan ) itu memang rentan bagi perempuan. Bukan karena alasan rentan jatuh cinta tapi ada hal-hal lain yang kadang tak tersadari oleh kedua belah pihak. Dalam Islam, laki-laki dan perempuan tidak boleh bercampur, seharusnya saya memang mematuhi aturan ini. Tapi, sulit rasanya, karena saya senang bergaul dengan siapapun. Bahkan saya punya beberapa sahabat laki-laki. Bagi mereka yang sadar dan tahu aturan bagaimana bersahabat tapi tetap bisa menjaga hijab, tampaknya saya tidak terlalu repot. Tapi, akan lain ceritanya ketika seseorang yang sudah saya anggap sahabat, namun membuat rasa tak nyaman dalam konteks laki-laki dan perempuan bukan sebagai konteks dua orang sahabat.

aku ingin

Gambar
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada -Sapardi Djoko Damono-

love likes rain

Gambar
cinta itu seperti tetesan air hujan... cukup bisa membasahi namun tak bisa aku genggam selamanya... seperti itu mungkin 2011 memberikanku waktu.. yap, waktu untuk sejenak bisa merasakan apa itu cinta *Hmm, mungkin terlalu berlebihan..2011 memberikanku waktu untuk bisa mengerti ....laki-laki dan perempuan itu berbeda...

sekolah impres di kaki bukit Sadahurip

Gambar
40 hari menjalani hidup di Tanah Sukahurip ini, membuat mataku terbuka lebar tentang makna pendidikan.  Membuatku mengerti tentang sulitnya mengajarkan huruf A, B,C. Membuatku mengerti mengapa masih ada anak kelas 6 SD yang tak lancar membaca. Membuatku tak lagi heran ketika ku tanyakan tentang perkalian, anak-anak banyak yang diam. Membuat aku banyak mengerti… bahwa pendidikan yang kucicipi dengan mudah… rupanya tak semudah yang bisa mereka dapatkan disini.. Di tanah yang subur, di kaki bukit Sadahurip ini…. aku ingin jadi SARJANA

just waiting for uncertain thing...

Gambar
sedang merasa terdilematisi, antara harus senang atw diam saja. senang karena cinta itu memang ada untukku, dan harus diam karena penantian ini masih meminta jalan yang panjang. Heuu... ketika ada alasan untuk senang tapi harus mencari cara bagaimana meminimalkan rasa senang ini dan bahkan menghilangkannya. Karena kalau tidak, hanya akan menimbulkan rasa sakit di kemudian hari ... Penantianku dan mungkin penantiannya masih panjang.... masih banyak kerangka mimpi yang harus diselesaikan