just waiting for uncertain thing...

sedang merasa terdilematisi, antara harus senang atw diam saja. senang karena cinta itu memang ada untukku, dan harus diam karena penantian ini masih meminta jalan yang panjang. Heuu... ketika ada alasan untuk senang tapi harus mencari cara bagaimana meminimalkan rasa senang ini dan bahkan menghilangkannya. Karena kalau tidak, hanya akan menimbulkan rasa sakit di kemudian hari ...

Penantianku dan mungkin penantiannya masih panjang.... masih banyak kerangka mimpi yang harus diselesaikan



akhi...
sejujurnya aku tak lelah menantimu, karena aku yakin kelak kau akan datang menjemputku dengan sebuah kesederhanaan membawaku membangun cinta dalam ridha-Nya

akhi...
sejujurnya kini aku ingin memperbaiki diriku, ingin memantaskan diriku dengan keshalihanmu, aku ingin menjadi bidadari untukmu. Namun, sulitnya meluruskan niat. Aku tak ingin berubah karenamu..

akhi...
diammu dan malumu sering membuatku kesal karena kau hanya membuat diriku banyak mengira. Tapi, sekarang aku tau, kamu hanya ingin menjaga hatiku dan hatimu, kau tak ingin mengotorinya.. .

akhi...
aku sering merasa tidak adil ketika bangun cinta ini hanya ku bangun sendiri, namun kini aku tau.. hm, suatu saat kita akan membangunnya berdua.... aku hanya harus menanti...

akhi....
sejujurnya aku takut penantianku ini sia-sia, ketika seseorang yg datang kepada orangtuaku itu bukan kamu...

akhi...
aku tidak tau apa yg terjadi tiga tahun mendatang... aku hanya berharap saat itu aku bisa bertemu denganmu lagi..

akhi...
sekarang mari kita genapi kewajiban masing-masing, membuat kerangka dari mimpi-mimpi kita,  kelak kita bersama akan membangunnya menjadi bangunan yang indah..dan saat ini aku akan berusaha menitipkan rasa ini kepada pemilik cinta dan membiarkan DIA memilihkan jalan yang terbaik untuk kita...

akhi...ingtlah bahwa aku tak pernah lelah menanti..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sekolah impres di kaki bukit Sadahurip

Harimau sakit Gigi || Dongeng

Aliran Rasa Kelas Ulat