Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2020

[ Bunda Cekatan - Kelas Ulat Ulat #2] Belajar Teknik Managemen Emosi

Gambar
Bismillah. Ngejurnal di pekan kedua di kelas Ulat. Duh makanan yang disediakan banyak sekali, semuanya keliatan enak. Tapi ada pedoman Dari Bu Septi. Menarik tapi tidak tertarik. Jadiiii memang kudu pintar memilih mana yang akan dilahap.  Akhirnya dari sekian banyak makanan enak, saya belajar tentang Teknik Managemen emosi, grafology dan menentukan menu harian. Apa saja makanan enak yang didapat dari menu yang saya pilih? Okeh ini dia poin asiknya. *menulis ini sambil dengerin instrument Depapape ~wedding Bell, biar makin sedap 1. Menu Harian Ada tips menarik gimana biar enggak bingung menentukan menu harian, yaitu dengan menemukan dulu menu proteinnya. Baru selanjutnya menentukan sayur dan kawan2nya. Misalnya hari ini masak daging ayam, oke tinggal pilih ayamnya mau dimasak apa, lalu cari lauk yang sesuai. Bisa dicoba, tapi syaratnya harus kaya informasi juga tentang jenis masakan dan variasi jenis proteinnya.  2. Grafology Ini menu tambahan buat mengajar anak usi...

[ Bunda Cekatan - Kelas Ulat Ulat #1] Belajar tentang Emosi dalam Surat Yusuf

Gambar
Bismillah.  Setelah menetas akhirnya saya kini bersiap mencari makanan sehat. Tak sabar rasanya karena perut mulai keroncongan, saya memulai berjelajah di menu crome dan menemukan tema menarik tentang Managemen Emosi dalam Al Quran.  Saya memang menyukai kajian tentang tafsir Al Quran, apalagi kalau itu ayat-ayat kisah. Saya lebih tertarik belajar melalui kisah karena lebih terbayang kondisinya dan hikmahnya seperti apa.  Oh iya terlewat, sebelum mulai menjelajah crome, saya bertanya dulu kepada teman yang memang dia seorang psikolog ( tepatnya pengajar Jurusan psikolog di kampus swasta ternama). Selain itu, sahabat saya ini juga aktif di trauma healing. Rasanya dia memang bisa jadi guru yang pas Dan rekan diskusi yang asik dalam membahas tema- tema Managemen Emosi. Rekomendasi yang dia berikan untuk belajar Managemen Emosi adalah buku-buku karya Goleman dan Anger Management karya Dandiah ( ayah dandy dan teh Diah). Oke lanjut ya, yang saya temukan dalam Manag...

Aliran Rasa Kelas Telur

Gambar
Hay! Congrats dirikuh! Bisa menetas dari telur menjadi ulat yang unyu. Perenungan mendalam tentang makna diri sendiri. Beberapa kali mengajak suami diskusi eh tapi sepertinya beliau belum ngeh istrinya ikutan kelas beginian. Yaaaa.. Tak apa-apa. Belajar mandiri ya tantangannya mau ada atau tidak ada dukungan harus tetap semangat bukan?!. Jadi saya memilih tetap semangat. Karena semangat yang sebenernya ya yang Ada di dalam diri sendiri, menjaga semangat mirip seperti menjadi lentera kecil dalam diri. Yang mampu membuatnya tetap menyala adalah penjagaan kita sendiri. So. Mari terus semangat dan Be Ready, Ka!  Hasil dari merenung selama beberapa kali tugas ini adalah punya empat ilmu yang akan diupgrade di kelas ini ; managemen emosi, managemen ilmu, memasak Dan menulis. Be ready ya Ka!  Harus tetap semangat!  Bukan Karena siapa-siapa, tapi demi perbaikan diri yang lebih baik. Okey?  Selamat masuk kelas ulat, mari kita cari makanan-makanan sehat. Supaya bis...

[ Bunda Cekatan - Kelas Telur Telur #4] Find the Rainbow

Gambar
Tahun ini saya menuju usia genap 30 tahun, bye kepala dua, mari menatap semangat di kepala tiga. Tentunya di usia ini, malulah rasanya kalau hidup hanya dibuat sia-sia belaka. Dengan berbagai episode hidup yang sudah dirasakan selama ini, saya memutuskan untuk tahun ini lebih menjadikan hidup saya berwarna warni seperti pelangi, nama yang saya pilih untuk project diri tahun ini adalah Pelangi 30. Sudah lama saya tidak melihat Pelangi, ingatan saya melayang jauh ketika saya kecil, saya begitu bahagia melihat Pelangi. Pelangi kini jarang ditemui salah satu faktornya karena udara yang mulai tercemar, tak sebersih dahulu. Mungkin refleksi ini juga sama kepada saya, saya tak menemukan 'pelangi' karena saya terlalu banyak mencemari pikiran dan hati. Kehidupan yang menjadi monoton satu warna, padahal nyatanya kehidupan ini beragam warna. Prespektif saya yang menjadikan Pelangi ini enggan muncul. Padahal hadirnya membuat bahagia setelah hujan turun dengan derasnya. Iya Pelangi jarang m...

[ Bunda Cekatan - Kelas Telur Telur #3 ] Find Your Knowledge

Gambar
" Menjadi wanita yang paripurna bahagia, produktif dan bermanfaat" Memang yaaa... Masyaallah sekali bergabung di komunitas ini, saya seperti menemukan diri saya lagi. Menemukan jejak-jejak bahagia di masa lalu yang kemudian coba saya bawa kembali di peran saya saat ini. Sebelum bercerita lebih lanjut, saya terkesan sekali dengan nasehat Bu Septi dengan makna berkorban wanita dalam rumah tangga. Bahwa wanita tidak selayaknya berkorban, tidak.. Bukan itu. Dalam menyayangi tidak ada yang menjadi korban, menyayangi adalah memberi kasih sayang, wanita seharusnya memiliki stok kasih sayang dan bahagia yang melimpah. Karena itu, wanita harus bahagia. Memang konteks bahagia bukan berarti tidak ada masalah. Mana mungkinlah hidup tidak ada masalah. Bahagia adalah tentang memandang masalah sebagai tantangan yang harus diselesaikan. Tugas kita memang menapaki satu step demi step masalah. Tapi bagaimana kita menjalaninya, itulah pentingnya bahagia. Menurut saya, bahagia juga tentang pari...