[ Bunda Cekatan - Kelas Ulat Ulat #2] Belajar Teknik Managemen Emosi

Bismillah.
Ngejurnal di pekan kedua di kelas Ulat. Duh makanan yang disediakan banyak sekali, semuanya keliatan enak. Tapi ada pedoman Dari Bu Septi. Menarik tapi tidak tertarik. Jadiiii memang kudu pintar memilih mana yang akan dilahap. 

Akhirnya dari sekian banyak makanan enak, saya belajar tentang Teknik Managemen emosi, grafology dan menentukan menu harian. Apa saja makanan enak yang didapat dari menu yang saya pilih? Okeh ini dia poin asiknya.
*menulis ini sambil dengerin instrument Depapape ~wedding Bell, biar makin sedap


1. Menu Harian
Ada tips menarik gimana biar enggak bingung menentukan menu harian, yaitu dengan menemukan dulu menu proteinnya. Baru selanjutnya menentukan sayur dan kawan2nya. Misalnya hari ini masak daging ayam, oke tinggal pilih ayamnya mau dimasak apa, lalu cari lauk yang sesuai. Bisa dicoba, tapi syaratnya harus kaya informasi juga tentang jenis masakan dan variasi jenis proteinnya. 

2. Grafology
Ini menu tambahan buat mengajar anak usia dini, informasi yang saya dapatkan tentang jenis tulisan anak yang cenderung kecil menandakan kalau anak kurang percaya diri, dan ahaa! Bener lho, kasus anak di kelas saya yang PR nya tentang percaya diri, tulisan mereka cenderung kecil. Saya punya 2 siswa yang masih terlihat tidak percaya diri. Cari tau tentang grafology seru sepertinya. Menunjang pekerjaan sebagai pengajar. 

3. Self-healing sederhana
Naah ini nih, ilmu yang lagi saya prioritaskan. Ternyata penjelasannya serupa dengan yang saya lakukan terhadap saya sendiri. Teori tentang 'menikmati luka' yang saya pelajari sendiri berdasarakan pengalaman saya. 

Istilahnya adalah kita harus ON sama perasaan kita. Kalau lagi seneng maka segera diubah ke aktifitas yang berguna, produktif, manfaatkan perasaan senang itu untuk berbuat banyak hal baik.

Lantas kalau lagi sedih gimana? 
Ya enggak apa-apa, kita enggak selalu harus merasa bahagia terus kok. Nikmati Dan beri waktu 'tak mengapa kok kita sedih atau marah'. 

Hembuskan nafas, istighfar lakukan sampai beberapa Kali yang kita rasa butuhkan. Lalu kalau sudah membaik, mood kita membaik, langsung keenakan aktifitas yang bermanfaat.

4. Managemen Emosi Teknik Disosiasi
Saya lupa apa definisinya formalnya gimana, cuma pelaksanaanya adalah seolah kita keluar sebagai orang ketiga, lalu melihat masalah dengan lebih jernih. Maksudnya gimana? Oke begini misalnya

Kita mendapati anak kita enggak mau mengaji, pasti awalnya ada banyak pikiran di kepala kita, tentang gimana nasibnya kok enggak mau mengaji, tentang kok anak kita jadi begini dll. Pasti sejenak pengen marah ya. Nah... Coba sebelum marah, mundurin sejenak. Lalu seolah keluarlah Dari pikiran kita Dan melihat ini lebih jernih. 

Oh ada seorang anak yang lagi enggak mau mengaji, ada Ibu yang khawatir anaknya tidak mau mengaji. Kenapa ya anak tidak mau mengaji. Oh mungkin malas, capek dll. Bagaimana ya mensiasatinya. Naah itu Teknik Disosiasi. 

5. Managemen Emosi Teknik Reframing
Ini memberi makna Baru terhadap suatu peristiwa. Karena pada dasarnya setiap peristiwa adalah netral. Kita yang memberi maknanya. 

Misalnya saat ada kendaraan yang mengklakson kendaraan kita, pastinya merasa kesal ya. Tapi coba diubah prespektifnya, oh bisa saja ya kalau di Mobil itu ada orang sakit yang harus secepatnya tiba di rumah sakit dll. Jadi mengubah mindset kta tentang suatu peristiwa. 

Waaaahhh.. Ternyata lumayan juga makananku pekan ini. Rasanya kurang maksimal menyetorkan potluck pekan ini. Mudah-mudahan pekan depan lebih semangat belajarnya dan bisa berbagi hal lainnya lebih baik lagi. 

Ini link potluck saya, tentang pengalaman berdialog Iman sama anak. Candid ya merekamnya. Dialog Iman yang saya suka lakukan dengan Rayyan. 
Sengaja saya share rekaman dialog Iman ini, karena dulu waktu awal jadi Ibu agak bingung yang seperti apa sih dialog Iman. Ya barangkali ada teman-teman yang membutuhkan contoh dialog Iman dengan balita seperti apa. Mudah-mudahan bermanfaat.

https://drive.google.com/file/d/147C2HhDi3d7IbLwN9hUbdk6KQ0uMVI22/view

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sekolah impres di kaki bukit Sadahurip

Harimau sakit Gigi || Dongeng

Aliran Rasa Kelas Ulat