Suka duka tinggal bersama orangtua setelah menikah
Pasti ada pandangan nyinyir ketika kami yang menikah hampir 4 tahun tapi masih menempel sama orangtua. Yes. Bukan tanpa alasan... Kami (saya Dan suami) awalnya bertekad ingin pisah rumah setelah menikah. Minimal mengontrak rumah sendiri. Tapi apalah... Ibu saya menyarankan supaya tinggal bersama, selain karena masih banyak kamar kosong, saya yang cuma 2 bersaudara.. Mungkin ibu saya merasakan kesepian jika Salah satu anaknya pergi. Selain itu.. Pikiran ibu , daripada uangnya buat ngontrak.. Mending ditabung buat beli rumah.
Teorinya gitu. Nyatanya hampir 4 tahun ini.. Kami malah berada dalam kondisi super nyaman. Apalagi setelah anak lahir, terlihat sekali anak kami nyaman sama kakek-neneknya. Bagai hiburan bagi mereka. Karena adik saya juga hanya pulang Ke rumah bbrpa bulan sekali karena pendidikannya. Nyaris.. Saya seperti anak tunggal...
Sampai saya tersadar... Aah sampai kapan?? Seringkali kondisi nyaman ini membuat orang terlena untuk segera berpindah Ke level selanjutnya. Rasanya tidak mungkin kan kami disini terus. Kami juga harus mandiri mengatur seluruh urusan rumah tangga kami. Aah sudahlah.. Semoga Allah memberikan kami jalan keluar.
Tapi di sisi lain... Ada Hal lain yg Allah ajarkan pada saya, kenapa... Saya harus stay dulu sama ortu sebelum benar-benar lepas. Apa itu? Saya merasa seperti orangtua membayar hutangnya yg belum tuntas ketika saya kecil ttg masalah agama. Dengan keteladanan yg luar biasa, saya bisa melihat orangtua saya bermetamorfosis menjadi lebih baik dalam Hal agama. Dan saya bisa merasakan juga imbasnya...
Saya merasakan.. Jalan hijrah saya ini disupport oleh mereka juga suami. Lingkungan di dalam rumah yg nyaman untuk banyak belajar agama. Aah mungkin ini pesan yg Allah sampaikan. Berubahlah jadi wanita yg lebih baik. Kelak Allah juga akan memantaskan untuk benar2 mengurusi semua secara mandiri.
Aah.. Rasanya terlalu kurang bersyukur kalau hanya mengeluh tentang kondisi ini. Pasangan lain memang punya takdir untuk bisa hidup terpisah dari orangtua, merasakan perjuangan dari nol bagaiamana. Aah.. Tapi saat ini mungkin ini jalan saya meraih surga. Bisa berdekatan dengan suami plus orangtua. Nikmati...
Komentar
Posting Komentar