Mendidik Anak Usia 3-6 Tahun

Usia anak yg disebut dalam Islam..  2 tahun Dan 7 tahun

2 tahun ttg proses menyusui Dan Menyapih
7 tahun saat anak mulai diajari ibadah (sholat)

Lantas apa tuntunan saat anak berusia 3- 6 tahun???

Saya coba buat resume dari kajiannya Ustadz Budi Ashari, masyaallah sosok yg cerdas dalam bidang parenting nabawiyah.

Kalimat pembuka di atas memang kalimat yg saya kutip dari pernyataan beliau. Pertanyaan yang membuat saya baru ngeh juga.

Setelah ibu selesai dengan masa menyusui 2 tahunnya, masuklah anak ke masa yg rawan. Usia 3-6 tahun adalah masa mempersiapkan mereka untuk menghadapi masa kanak-kanak akhir atau kalau dalam Islam Ada namanya usia tamyiz.

Usia ini adalah usia anak *Pandai Meniru*, semuanya ditiru. Kalau didengarkan murottal terus menerus mereka akan menirukan bacaannya,  plus nada-nadanya. Kalau diajarkan berjoget, anak akan  lihai berjoget.

Kunci pertama dan utama dalam mendidik anak adalah KETELADAN. Terutama keteladanan dari orangtuanya, karena usia ini masih usia 'orangtua'. Karena itu berikanlah tiruan yg baik. Kalau ingin anaknya rajin sholat, berikan keteladanan tentang sholat, mau anaknya pandai menyanyi, berikanlah teladan dalam menyanyi.

Yang jadi masalah, sering kali yang ditiru bukan hanya apa yang diajarkan, tapi yang dicontohkan tanpa sadar. Bahayanya orangtuanya tidak sadar dirinya ditiru. Misalnya, saya tuh enggak pernah lho ngajarin anak saya marah-marah ke orang lain. Tapi nyatanya anaknya suka marah-marah. Coba cek, jangan-jangan tanpa sadar kita sering marah-marah di depan anak. Ini yg bahaya, kita sbg orangtua tidak sadar kalau kita ditiru.

Bukan apa yang disampaikan, tapi apa yang dicontohkan. Ada hal yg tidak diajarkan tapi malah tertanam.

Intermezzo sedikit, jadi inget Rayyan pernah beberapa kali minta pakai kerudung. Dia pernah bilang " Mau pakai kerudung kaya mamah". Berhubung saya di dalam rumah juga sering masih pakai kerudung plus gamis kalau masih jam hectic. Tujuannya biar ga report kalau ngejar anak keluar rumah harus ganti baju/ pakai kerudung. Ternyata... Yg tertanam di anak memang apa yg dicontohkan orangtuanya. Karena mana mungkin juga saya ngajarin anak laki-laki pakai kerudung.

Kembali lagi, usia 3-6 tahun disebut juga usia 'orangtua' , masa dimana anak tuh menganggap orangtuanya istimewa. Buat anak, kita adalah segalanya. Karena itu... Hadirlah di masa ini. Masa mereka sangat membutuhkan kita, masa nyaman dengan orangtuanya. Contoh kecil, anak di usia ini masih hati-hati dengan orang baru, kalau diajak ngobrol dengan orang baru, rata-rata bersembunyi di balik badan ibunya. Malu-malu. Padahal itu fitrah yang diberi Allah, anak tuh masih butuh proteksi orangtuanya.

Karena itu, hadirlah kita sebagai ORANGTUA yang bisa DITELADANI saat usia rawan ini. Masa ini tidak akan terulang. Nikmati saat ditempelin anak terus, saat anak cuma ingin mandi sama ibunya, saat anak cuma bisa tidur saat dikelonin ibunya, saat anak minta dibikinin susu cuma sama ibunya. Nikmati.. Karena masa ini adalah masa kita begitu istimewa bagi anak, sampai mereka inginnya bersama orangtuanya dan apa yang kita kerjakan mereka pun ingin ikuti.

Kalau kita berhasil hadir dan memberikan teladan yg baik, insyaallah kedepannya mereka tetap akan menganggap kita 'teladan'nya. Karena di usia sekitar 7 tahun, di benak anak, orang tua dan orang lain akan sama meskipun tidak sama persis. Nantinya anak akan mulai membandingkan antara orangtua dan guru. Saat itu, orangtua sudah tidak punya masa yg istimewa, karena masa sebelumnya.. Kitalah yg istimewa bagi anak. Jangan sampai ketika masa istimewa itu berlalu, posisi istimewa kita juga berlalu karena tergantikan oleh sosok lainnya...

Jadi.. Apa tuntunan bagi orang tua untuk mengisi usia 3-6 tahun anaknya? Berfokuslah untuk bisa hadir sebagai orangtua yg bisa diteladani...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sekolah impres di kaki bukit Sadahurip

Harimau sakit Gigi || Dongeng

Aliran Rasa Kelas Ulat